Renungan

“Takkan bergeser kedua kaki manusia pada hari kiamat sampai selesai ditanya tentang 4 perkara: tentang UMURNYA, untuk apa dihabiskan; tentang MASA MUDANYA, untuk apa dipergunakan; tentang HARTANYA, dari mana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan; dan tentang ILMUNYA, apa yang sudah diperbuat dengannya.”(HR. At-Tirmidzi no.2417)

Monday, April 16, 2012

Memulihkan Registry Yang Terserang Virus

Beberapa Virus tidak mempan oleh anti virus dikarenakan virus juga mempunyai pertahanan terhadap anti virus salah satu virus yang sempat mendunia adalah Brontok yang sebenarnya dibuat dengan bahasa pemrograman VB 6.0 atau Visual Basic Standar, VB 6.0 Sendiri merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Mukadimah Virus :

Tidak semua yang menimbulkan efek kekacauan pada komputer merupakan virus 1 diantaranya adalah SPYWARE :

1. VIRUS
Beberapa ciri –ciri virus komputer:
- Mampu menggandakan diri
- Merusak data atau file
- Merusak system
- Menghilangkan file atau data
- Mampu Running sendiri atau otomatis

2. SPYWARE atau Remote Administration Tool
Spyware adalah sebuah program yang disisipkan kedalam komputer untuk memata-matai.
Beberapa ciri – ciri SPYWARE komputer :
- Dapat mengambil data atau informasi secara diam – diam
- Merekam ketukan keyboard
- Memonitor atau Merekam aktifitas pengguna komputer secara visual dan realtime

Spyware sendiri terkadang sengaja dipasang pada komputer kantor yang terkoneksi ke jaringan oleh Departemen IT gunanya untuk memonitor segala aktifitas user / pengguna dalam penggunaan fasilitas komputer kantor, jadi buat temen – temen yang bekerja menggunakan fasilitas komputer kantor jangan coba –coba deh menyalah gunakan komputer kantor untuk hal – hal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan apalagi sampe Browsing Situs –situs terlarang karena jika System Keamanan IT nya bagus bakal ketauan tuh siapa sedang apa dengan siapa untuk apa melalui apa, dari mulai ngegosip lewat chating, mengkopi file, menaruh file, menyembunyikan file, membuka file, browsing internet, menggunakan program, dll.  Nah untuk spyware jenis ini tidak menyebabkan kekacauan baik system maupun komputer pengguna karena telah diramu atau di setting dengan sebaik –baiknya dan benar – benar Silent dan Stealth, hahaha lebay… “ tapi tergantung IT nya juga sih” MAN BEHIND MACHINE.

Setelah saya jelaskan sedikit tentang para pengacau diatas VIRUS & SPYWARE kini saatnya kita mulai Belajar membuat Anti Virus Sendiri, OK..

Virus biasanya menyerang Registry pada Windows untuk menyebabkan kekacauan pada program – program komputer, Dalam tulisan kali ini sebenarnya saya ingin berbagi teknik dasar membuat program yang dapat memperbaiki Registry yang telah terserang virus dengan program yang telah ada di windows yaitu notepad jadi bukan membuat anti virus full.





Step 1 : Klik START pilih RUN kemudian Ketikan Notepad atau bisa juga membuka program notepad pada Accessories
Lalu ketikan kode atau Copy Paste Kode dibawah ini :

On Error Resume Next
Dim Reg
Set Reg = CreateObject("WScript.Shell")

If MsgBox("Perbaiki Menu Run ?", vbOKCancel , "Dokter Rizki Permen Jahe") = vbOK Then
Reg.RegWrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun", "0", "REG_DWORD"
End If
If MsgBox("Perbaiki Registry Tool ?", vbOKCancel , "Teknik Dasar Untuk Pemula") = vbOK Then
Reg.RegWrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools", "0", "REG_DWORD"
End If
If MsgBox("Perlihatkan File Hidden ?", vbOKCancel , "Semoga Dapat Dikembangkan Sendiri") = vbOK Then
Reg.RegWrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Advance\Hidden", "1", "REG_DWORD"
End If
If MsgBox("Perbaiki Menu Find ?", vbOKCancel , "MAN BEHIND MACHINE") = vbOK Then
Reg.RegWrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind", "0", "REG_DWORD"
End If
If MsgBox("Perbaiki Menu Run ?", vbOKCancel , "Berbagi Itu Indah") = vbOK Then
Reg.RegWrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions", "0", "REG_DWORD"
End If
If MsgBox("Perbaiki TaskManager ?", vbOKCancel , "Dokter Rizki Permen Jahe") = vbOK Then
Reg.RegWrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\DisableTaskMgr", "0", "REG_DWORD"
End If

Step 2 : Setelah selesai tutup dan Save atau simpan file tersebut dengan nama Dokter Registry.vbs lalu jalankan dengan mengklik ganda filenya. Sebelum menjalankan file yang sudah anda buat ada baiknya mendisable anti virus yang ada dalam komputer anda karna kemungkinan file Dokter Registry ini akan di blok oleh anti virus karena dianggap sebagai virus.

Keterangan : Tips diatas hanyalah dasar yang saya ketahui yang saya tujukan bagi pengguna komputer dengan latar belakang profesi bukan seorang IT, kemungkinan juga tidak berguna bagi virus – virus tertentu, perkembangan Virus sendiri sudah semakin mengkhawatirkan dengan tingkat kesulitan yang bermacam macam untuk dapat menangkalnya, tapi saya berprinsip tak ada gading yang tak retak dan tak ada sesuatu pun yang sempurna dan saya berkeyakinan kesempurnaan hanyalah milik Tuhan yang Esa semua telah diciptakan berpasang – pasangan begitupun Virus ada Anti Virusnya dan semua tergantung kita untuk berani bereksperimen, Trial and Error, Mengembangkan, dan Menciptakan sesuatu untuk mengimbangi sesuatu itu sendiri. Karena Teknologi Bukanlah hasil dari Sumber Daya Alam melainkan hasil pemikiran yang dituangkan dalam sebuah penciptaan. 

Security Wireless Access Point


TIPS SECURITY ACCESS POINT

Mukadimah Jaringan Wireless Access Point :

Secara fisik Jaringan wireless berbeda dengan jaringan kabel, wireless ditransmisikan melalui gelombang elektromagnetik dimana siapa saja bisa mentransmisikan dan menerima data. Pertukaran data melalui frekuensi radio di udara memungkinkan terjadinya penyadapan. Dalam tulisan kali ini saya membahas Wireless Access Point yang berfungsi layaknya Radio Transmitter. Sebagian kelebihan wireless Access Point diantaranya :

1. Signal disebarkan tidak menggunakan kabel
2. Dapat menembus dinding maupun Gedung
3. Fleksibel dalam ruang lingkup area yang dapat dijangka

Beberapa Kekurangan Wireless LAN diantaranya :

1. Rawan penyadapan
2. Sinyal FHSS (Frequency Hopping Spread Spectrum ) mudah sekali dilihat
3. Open dan Invisible Access point informasi dapat diserang dengan metoda statistik
4. Overlapping Access Point memungkinkan dapat terjadinya kebocoran keamanan
5. Beberapa software kini bisa bertindak sebagai Access Point sehingga dapat menyamar. User name dan   password yang berhubungan dengan detail login (MAC dan SSID) dapat dengan mudah didapat dari stasiun wireless yang meminta koneksi dari suatu Access Point palsu. Access Point palsu tersebut bisa mengambil alih client wireless dan teknik-teknik enkripsi seperti VPN tuneling tak berguna karena informasi masih bisa dibaca

6. Flooding dan DoS attacks: Jamming, flooding dan Denial of Service attacks sangat memungkinkan di WLAN. ‘Denial of Service attacks bisa dilakukan dengan mengkonfigurasi sebuah laptop sebagai suatu Access Point dan kemudian membanjiri gelombang dengan perintah ‘disassociate’ yang memaksa semua stasiun yang ada dalam jangkauan untuk memutuskan diri dari WLAN.

TIPS SECURITY ACCESS POINT
Biasanya dalam menerapkan sebuah perangkat Teknologi Informasi baik ditempat saya bekerja maupun untuk penggunaan pribadi saya sangat memperhitungkan 3 Hal Pokok yang secara Umum sering kita dengar dengan : Hardware, Software dan Brainware ketiga hal pokok ini tidak bisa di pisahkan saya menganggap 3 hal ini merupakan suatu rangkaian yang terintegrasi dalam sebuah system kelola teknologi informasi yang akan kita buat untuk mengembangkan konsep dan mendapatkan nilai-nilai efektitas sehingga kita dapat mengefisiensi dari nilai investasi dibidang IT itu sendiri. Sedikit konsep dasar dari saya sebagai gambaran :

HARDWARE
SOFTWARE
BRAINWARE
Pelajari Spesifikasi sampai rangkaian terkecil dari hardware yang akan digunakan diantaranya :
      1.  Kebutuhan akan fungsi
      2.  Kapabilitas Hardware
      3.  Ketahanan Hardware
Kompatibilitas : Pelajari Software pendukung dan software – software yang dapat join dengan hardware tersebut.
Pelajari SDM dalam hal ini pengguna / user.
Perbandingan Kelebihan & Kekurangan dengan Hardware yang se Rival.
Perbandingan Kelebihan & Kekurangan dengan Software Utama yang se Rival
Mendengarkan Masukan dari User / Pengguna
Maintenance dan Penanganan Trouble
Maintenance dan Penangan Trouble
Ajarkan dan Informasikan penanganan terbatas jika terjadi Trouble sebelum terjadi kekacauan terhadap Sistem
Perkembangan Teknologi Minimal untuk 1 Tahun kedepan teknologi yang diterapkan masih dapat mengimbangi teknologi baru sehingga dapat menahan cost atau pengeluaran kantor.
Perkembangan Software

Elemen pendukung terhadap Hardware dalam hal ini integrasi terhadap software dan Brainware/Pengguna.
Wawasan Pengguna / User terhadap system yang akan diterapkan.

Harga / Cost Investasi
Harga / Cost Investasi

Nilai Balik Investasi
Nilai Balik Investasi


Kembali lagi ke Access Point
1. Pemilihan Access Point : Pertimbangkan kelancaran dan kekuatan sinyal dan area penempatan
2. Otentikasi dan Eavesdroping (penyadapan) : Access point harus bisa menentukan apakah seorang pengguna yang berusaha membangun koneksi ke jaringan tersebut memiliki hak akses atau tidak dan juga berusaha agar komunikasi dengan pengguna dilakukan secara aman. Selama ini ada beberapa teknik yang digunakan untuk mendukung keamanan Access point, antar lain: Service Set ID (SSID), Wired Equivalent privacy (WEP), MAC addresss, dan Extensible Authentication Protocol (EAP)
3. Sebaiknya tidak menggunakan WEP untuk enkripsi, karena WEP tidak didesain untuk memberikan solusi pengamanan legkap untuk jaringan wireless, Gunakan WEP dikombinasikan dengan standar enkripsi lain untuk jaringan insecure lain seperti virtual private networks
4. Gunakan pengamanan level aplikasi seperti PGP untuk data penting
5. Metodologi pertahanan harus diperhitungkan seperti, MAC addresss, SSID, WEP, WPA, dan (EAP). Teknik-teknik tersebut digunakan untuk memberikan tingkat keamanan yang standar
6. Memisahkan Jaringan Wireless dengan LAN
7. Jangan biarkan adanya trafik diantara WLAN dan LAN di lingkungan yang dipercaya
8. Tempatkan firewall internal antara LAN dan WLAN, dan pastikan adanya autentikasi sebelum adanya trafik antara keduanya
9.Jangan menggunakan nama yang deskriptif untuk SSID atau Access point
10. Daftarkan MAC addresss yang bisa menggunakan Access Point
11. Rubah Kunci Enkripsi secara Periodik
12. Disable Beacon Packet
13. Ketika merencanakan pemasangan Access Point di kantor, pertimbangkan range broadcast
14. Rubah Password / IP addresss standar
15. Kebanyakan Access Point dibuat dengan fasilitas web server yang memungkinkan fasilitas console sebagai administrator.
16. Rubah alamat IP dan authentication credentials

Keterangan : Metode diatas hanyalah dasar teknis dari yang saya ketahui dan pernah saya terapkan, saya sendiri bukanlah seorang yang ahli dalam dunia IT saya hanya seorang yang awam dan mempunyai motivasi untuk selalu belajar dan belajar dan saya senang berbagi ilmu yang mendatangkan manfaat bagi orang lain. SEMOGA BERMANFAAT, AMIN.

Active Directory Windows Server 2003


INSTALASI ACTIVE DIRECTORY WINDOWS SERVER 2003

Sekilas Active Directory :
Semua hal yang berhubungan dengan services dan domain terdapat pada active directory. Untuk menginstall Active Directory memerlukan kartu jaringan NIC (Network Interface Card) yang mumpuni serta harddisk harus terinstal windows server 2003 dengan format NTFS.
Instalasi Active Directory :
Ada 2 cara dalam menginstal Active Directory yaitu :
1. Dengan mengetikan DCPROMO pada RUN
2. Menggunakan Wizard yang ada yaitu Manage Your Server
Step 1 : Pilih Add or Remove Rool Kemudian NEXT

Step 2 : Pilih Domain Controller (Active Directory) kemudian NEXT
Step 3 : Pada saat pernyataan Active Directory Instalation Wizard tampil Klik OK kemudian NEXT untuk                 melanjutkan proses.
Step 4 : Pilih Domain Controller for a new domain kemudian NEXT ketika tampil kotak dialog a create a new domain pilih domain in a new fores kemudian NEXT.

Step 5 : Selanjutnya pada kotak a New Domain Name ketikan nama Domain misalnya kantorku lalu klik NEXT biarkan proses berlangsung, jika tak ada kesalahan secara otomatis kotak dialog NetBios Domain Name akan terisi kantorku, Kemudian Klik NEXT.
 Step 6 : Setelah tampil kotak dialog Database dan Log Folder tentukan lokasi penyimpanan data yang berhubungan dengan database dan log tersebut. Kemudian NEXT

Step 7 : Setelah Shared System Volume tampil klik NEXT hingga tampil kotak dialog DNS Registration Diagnostic. Jika ingin membuat DNS otomatis untuk server pilih Install and Configure the DNS on this Computer, kemudian klik NEXT. Kemudian akan tampil pertanyaan “ apakah komputer ini dapat digunakan oleh semua komputer berbasis windows server  2000 dan 2003 kebawah atau hanya Microsoft windows 2000 dan 2003 saja”, saya sarankan agar anda memilih dapat digunakan pada 2003 kebawah agar dapat berbagi pada server ini.
Step 8 : Ketikan Password pada Directory Service Restore Mode Adiministrator Password, setelah selesai kemudian klik NEXT hingga muncul tampilan Summary.
Step 9 : Setelah tampil kotak dialog Completing the Active Directory Installation Wizard klik Finish maka tampil kotak dialog Windows must be restarted before the changes made by the active directory installation wizard take effect, kemudian pilih Restart.

Step 10 : Klik Finish
Keterangan : Pada saat proses instalasi Active Directory di tanyakan IP Address pada penulisan ini saya membiarkan tidak mengisi IP ADDRESS terlebih dahulu karena pemberian alamat IP Adress tidak bisa sembarangan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan pengaturan dalam jaringan yang akan kita buat.

Saturday, March 10, 2012

Jaringan Kabel LAN - Lokal Area Network

Sekilas Istilah dalam Jaringan :
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu sehingga dapat berbagi perangkat keras, berbagi perangkat lunak, berbagi saluran komunikasi, berbagi data dengan mudah dan memudahkan komunikasi antar pengguna.

Topology Jaringan :
1. Topology Ring
2. Topology  Linear Bus
3. Topology  Star
4. Topology  Tree

Tipe dan Jenis Kabel : UTP dan STP
1. Cat1, Cat2, Cat3,Cat4,Cat5, Cat5 Enhanced, Cat6,Cat7 Kategori, tipe dan jenis kabel ini berkaitan dengan spesifikasi tembaga, jack, isolator peredam induksi, twist,dan  frekuensi yang dapat dilewati.
2. Connector atau Jack
3. 2 tipe penyambungan kabel UTP (Sthraight Cable, Crossover Cable)

Membangun jaringan Straight Cable (Client - Hub, Router,Client-Server)
Di dalam jaringan tipe Sthraight Cable atau Client-Server, komputer yang difungsikan
sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputer-komputer
lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.

Step 1 : Siapkan Kabel Jaringan UTP Cat5 atau Cat5 Enhanced disarankan menggunanakan Cat5 enhanced karena telah dilengkapi dengan insulator. Siapkan pula konektor RJ 45 untuk Kabel UTP Cat5.
Jangan lupa Crimping atau tang jaringan.

Susunan Kabel UTP untuk membangun jaringan

White Blue
Blue
White Orange
Orange
White Green
Green
White Brown
Brown


Koneksi Minimum Berdasarkan Standar EIA/TIA-568B RJ45 Wiring Scheme :
Pin 1 = White Orange
Pin 2 = Orange
Pin3 = White Green
Pin 4 = Blue
Pin 5 = White Blue
Pin 6 = Green
Pin 7 = White Brown
Pin 8 = Brown

Membangun Jaringan Crossover Cable atau Peer To Peer (PC-PC/Client-Client, Hub-Hub)
setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server.

Dasar Koneksi untuk Crossover Cable / Peer To Peer


Connector  RJ45 Ke 1
Connector  RJ45 Ke 2
Pin1
White Orange
Pin1
White Green
Pin2
Orange
Pin2
Green
Pin3
White Green
Pin3
White Orange
Pin4
-
Pin4
-
Pin5
-
Pin5
-
Pin6
Green
Pin6
Orange
Pin7
-
Pin7
-
Pin8
-
Pin8
-

Ket : Pin4, 5, 7,8 dibiarkan tidak terhubung, WhiteBlue, Blue, White Brown, Brown.

Catatan : Disini saya tidak menjelaskan mengenai Teori Jaringan atau LAN secara keseluruhan karena Disain dan konfigurasi jaringan tidaklah sesederhana yang dibayangkan, mungkin jika saya uraiakan tentang Spesifikasi, Fungsi, Kapabilitas , Kelebihan dan Kekurangan dari 1 jenis kabel saja akan penuh blog saya. uraian diatas merupakan Inti dari Dasar Disain atau Konfigurasi Jaringan dengan menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) Category5, cukup untuk sekedar mengkoneksikan Hardware berbagi pakai Software, maupun data atau dokumen dalam ruang lingkup tertentu. Semoga Bermanfaat, Amin.

Sunday, March 4, 2012

Menandai Record yang akan Di Hapus Visual Foxpro 9.0




Coding :
Form Init :
thisform.grid1.SetAll ("dynamicbackcolor",;
"iif(DELETED(),RGB(255,0,0), RGB(255,255,255))")

Catatan : Contoh diatas jika menggunakan Pageframe sedangkan jika tidak menggunakan Pageframe cukup ketikan seperti yang tertera di coding Form Init.

AdSense

AdSense